PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN DESA


 

Pengertian :

jenis padi unggul

Programa Penyuluhan Pertanian Desa atau RKPD adalah rencana kegiatan pembelajaran bagi petani dan keluarganya serta pelaku usaha pertanian lainnya yang terdiri dari berbagai kegiatan penyuluhan pertanian yang disusun oleh penyuluh pertanian bersama petani di suatu desa guna mengembangkan usaha pertanian keluarga kelompok dan desa kearah yang lebih produktif, lebih menguntungkan dan berkelanjutan

Ruang Lingkup dan Isi :

a.Ruang Lingkup

1.Programa Penyuluhan Pertanian Desa ( RKPD) disusun berdasarkan profil keluarga kelompok tani, profil desa dari hasil PRA desa, RUK dan RKK yang sudah dibuat sebelumnya.


2.Kegiatan dan metode pembelajaran /penyuluhan yang dipilih merupakan hasil identifikasi kebutuhan dan kesepakatan masyarakat desa
3.Sedapat mungkin memanfaatkan sumberdaya yang ada pada keluarga, kelompok maupun desa
4.Setiap merencanakan kegiatan selalu mempertimbangkan perbedaan peran dan kebutuhan antara laki-laki dan perempuan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan usahatani maupun kerumahtanggaan
5.Programa Penyuluhan Pertanian Desa ( RKPD) disusun dan ditinjau kembali setahun sesuai perkembangan dan kebutuhan penyuluhan desa dengan mempertimbangkan program pembangunan pertanian yang dilaksanakan di desa

b.Isi
1.Penilaian atas pelaksanaan dan hasil penyuluhan tahun sebelumnya
2.Hasil identifikasi kebutuhan penyuluhan
3.Prioritas kebutuhan penyuluhan yang telah disepakati
4.Tujuan dan sasaran yang akan dicapai untuk setiap kegiatan penyuluhan yang telah disepkati
5.Kegiatan dan metode penyuluhan untuk mencapai setiap tujuan dan sasaran
6.Peserta ( laki- laki dan perempuan), waktu pelaksanaan dan lokasi kegiatan
7.Prasarana, sarana dan dana yang diperlukan untuk melaksanakan setiap kegiatan
8.Pembagian pekerjaan dan tanggung jawab
9.Indikator untuk mengetahui keberhasilan
10.Monitoring, evaluasi dan pelaporan

TAHAPAN
PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN DESA

  1. Penyusunan Profil Kelompok Tani di Desa

Rekapitulasi Profil Kelompok tani yang ada didesa  berisi informasi  kondisi  kelompok yang mencakup  :
·               Nama kelompok, jumlah  anggota  ( perempuan dan laki-laki) tingkat pendidikan, penghasilan utama dan penghasilan sampingan
·               Kekayaan kelompok meliputi  simpanan ( di bank atau dikelompok) piutang maupun surat-surat berharga
·               Harta kekayaan kelompok berupa aset seperti gudang, lantai jemur, peralatan pertanian, peralatan usaha kelompok

Contoh :  Lampiran 1 dan Lampiran 2

  1. Rekapitulasi RKK
  1. Organisasikanlah musyawarah 2 tani yang dihadiri oleh wakil-wakil dari setiap kelompok tani di desa untuk melakukan rekapitulasi RKK yang telah disusun di masing-masing kelompok dengan mengisi matrik ( Lampiran ……..2 )
  2. Teliti kembali masalah prioritas yang muncul disetiap RKK. Kelompokkan  masalah-masalah  yang sama dan lakukan pemeringkatan masalah agar diperoleh masalah priooritas yang muncul didesa.

Masalah adalah faktor-faktor yang dinilai dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan
Faktor – faktor penyebab terdiri dari :
1). Faktor penyebab yang bersifat perilaku
2). Faktor penyebab yang bersifat non perilaku
Cara penetapan prioritas  didasarkan antara lain :
1). Apakah masalah itu menyangkut mayoritas para petani
2). Apakah erat kaitannya dengan produktivitas, efektivitas dan efesien
usaha petani
3). Apakah ada kemudian ( biaya tenaga peralatan dan lain-lain yang
tersedia untuk pemecahan masalah.

  1. Apakah telah diperoleh peringkat masalah prioritas, telaah kembali apakah masalah tersebut yang berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku petani serta keluarganya.
  2. Rujuk dan gunakan hasil PRA Desa tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan identifikasi dan analisis  masalah yang berkaitan dengan perilaku petani dan keluarganya. Hasil analisa dituangkan dalam matrik 2. ( lampiran 3 )
Matrik 1
Rekapitulasi rencana kegiatan kelompok
Pelaku Lokasi Biaya
Tujuan Masalah Jml Kelp Jml Petani Rp Sumber
yang terlibat yang terlibat
Matrik 2
Masalah Prioritas yang berkaitan dengan Perilaku 


No Tujuan Masalah Faktor penyebab Jumlah Jumlah petani
yang berkaitan dengan Kelompok yang terlibat
perilaku yang terlibat
  1. Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Desa atau Rencana Kegiatan Penyuluhan Pertanian Desa ( RKPD)

3.1. Perumusan Tujuan, Masalah, Sasaran dan Metode Kegiatan Penyuluhan Pertanian

  1. Diskusikan hasil pemeringkatan prioritas masalah yang telah disepakati teliti kembali  apakah masalah yang dijadikan prioritas benar-benar berkaitan dengan perilaku ( pengetahuan, sikap dan keterampilan) petani dan keluarganya.
  2. Rumuskan dan sepakti bersama – masalah sasaran dan metode  kegiatan penyuluhan, yang akan dilaksanakan .
  3. Dalam kolom sasaran cantumkan kepada kelompok masyarakat mana  kegiatan penyuluhan  tersebut ditujukan, sehingga tepat  sasaran ( apakah kelompok pertemuan pemuda, petani dewasa  atau gabungan kedua/ketiga)
  4. Setelah itu tentukan juga lokasi , waktu, biaya ( Rp), sumber biaya, penanggung jawab, pelaku dan keterangan yang diperlukan

3.2. Penyusunan Perkiraan Kebutuhan Sarana, Biaya dan tenaga

Berdasarkan kegiatan-kegiatan dan metode yang akan dilaksanakan, buat daftar prakiraan sarana biaya dan tenaga untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
o   Prasarana dan sarana belajar yang  tetap disetiap desa adalah unit-unit belajar petani.
o   Tenaga yang diperlukan termasuk mitra dari luar desa seperti petani pemandu penyuluhan pertanian atau penyuluh swakarsa
o   Perlu direncanakan sumber biaya apakah pembiayaan bersumber dari dana swadaya atau dari instansi /lembaga lain dan cara memperolehnya.

3.3. Perencanaan Jadwal, Lokasi dan Peserta Kegiatan

  1. Susunlah jadwal pelaksanaan untuk setiap kegiatan lokasi dan kegiatannya serta calon pesertanya lokasi kegiatan mungkin berada di luar desa seperti untuk kegiatan studi banding ,magang atau pelatihan dan pertemuan  dalam rangka pengembangan jaringan dan kemitraan
  2. Sepakati bersama jadwal pelaksanaan yang telah disusun

3.4. Perencanaan Organisasi dan Pengelaolaan

  1. Musyawarahkan pembagian kerja dan tanggung jawab dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian di tingkat desa
  2. Sepakati bersama rincian tugas dari setiap jenis kegiatan sehingga semua pihak yang terklibat memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

3.5. Perencanaan Monitoring dan evaluasi

  1. Untuk mengetahui kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan rencana penyuluhan di desa dan memperoleh umpan balik pelaksanaan kegiatan yang sedang dilaksanakan, susunlah rencana pemantauan  dan evaluasinya. Pemantauan dan evaluasi dilaksanakan secara partisipatif oleh seluruh warga desa.
  1. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan  oleh seluruh keluarga yang terlibat, ketua kelompok, petani pemandu, aparat desa dan penyuluh pertanian.

Contoh :
Tabel Monitoring

Kegiatan Waktu, cara, lokasi, biaya, sarana hasil yang duirencanakan Realisasi waktu, cara. Lokasi, biaya, sarana hasil Penyimpangan dari rencana Perbaikan yang diperlukan

Contoh :
Hasil Evaluasi

Kegiatan Hasil dan dampak  yang direncanakan Hasil dan dampak yang dicapai Tingkat efektivitas . efisien dan keberlanjutan Tingkat lanjut ( keputusan  yang akan dilakukan )

4. Pengesahan Programa Penyuluhan Pertanian Desa atau Rencana Kegiatan Penyuluhan Pertanian Desa ( RKPD)

Konsep Rencan Kegiatan Penyuluhan Desa ( RKPD) dijelaskan dan dibahas dalam Rapat Badan Perwakilan Desa ( BPD). Setelah dibahas dan disetujui BPD, Kepala Desa menyetujui RKPD tersebut untuk dilaksanakan

Salinan RKPD yang telah disetujui Kepala Desa disampaikan kepada KIPP/BIPP dan Koordinator Penyuluh Kecamatan, BPTP, Dinas Instansi, LSM dan lain – lain.

Sekali dipupuk nasa, panen padi meningkat

Cuma Pupuk Sekali Hasil Panen Tetap Meningkat

“Banyak tetangga dan teman-teman petani yang tanya ke saya,pakai pupuk apa?Kok dipupuk cuma sekali kok hasilnya bagus,”Bpk Hadi Mulyono memulai ceritanya,”Ya saya bilang saja,pakai pupuk baru dari Jogja,saya belum berani kalau pakai Produk NASA,karena baru kali ini saya mencoba.”

Bpk Hadi Mulyono,petani padi di Dsn Margo Mulyo,Ds Pandean,Kec Tayu,Kab Pati,Jawa Tengah.Awalnya mengenal NASA karena didatangi teman dari Jogja yang kebetulan distributor NASA.Ketertarikan pertama karena dikatakan bahwa Produk NASA adalah produk organik yang dalam penggunaan jangka panjang bisa menggemburkan tanah,hal ini karena kondisi tanah Bpk Hadi Mulyono yang sudah keras/rusak.Selain itu,selaku kepala desa,memang menjadi program desa untuk memakai pupuk-pupuk organik di lahannya.

Baca Lanjutannya…

About these ads

2 Responses

  1. saya salut dengan artiket2x yang ada di webside, dan memberi penyuluhan petani pedesaan. emang di daerah sana tidak berjalan pa tugas penyuluh itu?

    • Makasih pak Ginan atas komennya ya itu saya boleh minta, untuk nular ilmu di webside Wongtani moga yang saya minta ilmunya tambah sukses, karena ilmunya bisa di manfaatkan orang banyak. ya keliatanya sih kurang penyuluhan petani sanama tapi ya ada. cuma buat pelengkap aja. mana dari dulu daerah sana ma tetap begitu2x saja diliat dari perkembangannya tidak mengembirakan. seharusnya harus diadakan penelitian2x sih bila ngin majuma. keliatan dak ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: