Ombak Membesar Kembali Di Pantai Nampu Merusak ‘warung di tepi pantai’


kondisi tepi pantai yg sebelumnya didiriin gubuk untuk juala, setelah kejadian ombak dengan ketinggian mencapai 15 meter lebih pada tgl 13 maret 2012.

Kembali terjadi Ombak besar menerjang sepanjang pantai di Kecamatan Paranggupito, Wonogiri selama beberapa hari terakhir. Ketinggian ombak bahkan mencapai sepuluh meter, hingga menyentuh tebing Pantai Nampu kecamatan setempat. Akibatnya, seluruh perahu milik nelayan bocor dan puluhan warung di tepi pantai rusak.

Ketua Koperasi Nelayan Parang Bahari Paranggupito, Sucipto mengungkapkan, terjangan ombak terparah berlangsung selama tiga hari belakangan ini. Terjangan ombak mengakibatkan abrasi parah di tebing pantai. “Paling parah terjadi kemarin (Rabu 13/3). Tinggi ombaknya sampai sepuluh meter. Garis pantainya sampai mundur 25 meter hingga menyentuh tebing. Pasir pantainya habis terseret ombak,” katanya.

Hantaman ombak menyebabkan seluruh perahu nelayan yang berjumlah tiga unit itu mengalami kerusakan. Dua di antaranya bolong pada bagian lambung. Adapun satu lainnya mengalami keretakan. “Perahunya dihempas ombak sehingga membentur batu berkali-kali sampai bocor. Padahal, semua perahu itu sudah dicancang (diikat) menggantung pada tebing,” ujarnya.

Alhasil, nelayan tidak bisa lagi melaut. Selain bodi rusak, mesinnya juga sering macet. Mereka hanya bisa mengandalkan pencaharian dengan memancing lobster dari tebing-tebing pantai. Sebagian lainnya memilih bertani. “Mereka beralih ke pertanian dengan menanam kacang,” imbuhnya.

Jalan atau tangga menuju pantai juga ambrol sepanjang 25 meter. Padahal, tangga tersebut menjadi akses pengunjung menuju bibir pantai.

Di samping itu, sekitar 30 warung di tepi pantai terkena terjangan ombak. Hanya empat yang masih utuh. Warga terpaksa membongkar warung yang tersisa karena khawatir roboh diterjang ombak. “Beberapa warung sudah menggantung separuh. Bahkan ada yang jatuh ke air, padahal sudah diikat ke tebing,” katanya pemilik warung tersebut.

Advertisements

2 Responses

  1. wah tapi malah dak papa kalau warungnya kesapu ombak, sebab klau dilarang untuk jualan di tepi pantai para pedagang marah, jadi klau yg bersiin itu ombak ya pasti cuma ngelus dada saja, pi baru kali itu ombak sebesar dan setinggi itu. untuk bentengnya daerah kita kuat dan tinggi jadi dak was2 dan dak bakalan tsunami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: